KEDU SELATAN (05/03/2026) | Administratur/KKPH Kedu Selatan Nandang Kusnandar melaksanakan kunjungan kerja ke Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sempor, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gombong Utara, wilayah kerja Perum Perhutani KPH Kedu Selatan, pada Selasa (03/03). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawalan pencapaian produksi getah pinus Periode I Maret 2026 agar dapat mencapai target secara maksimal.
Kunjungan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas hasil pengamatan produksi dan angkutan harian di kantor KPH Kedu Selatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius manajemen sehingga diperlukan langkah antisipatif serta tindakan nyata agar produksi pada Periode I Maret 2026 dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur/KKPH Kedu Selatan Nandang Kusnandar didampingi Asper/KBKPH Gombong Utara Midin, Kepala Urusan Pelaporan Mustakim, KRPH Sempor Supriyono, serta jajaran mandor lapangan. Rombongan melakukan peninjauan langsung ke petak-petak sadapan dan Tempat Penimbunan Getah (TPG).
Evaluasi difokuskan pada faktor-faktor yang memengaruhi capaian produksi, baik dari aspek teknis penyadapan, kondisi cuaca, kedisiplinan tenaga sadap, maupun pengawasan di lapangan.
Dalam arahannya, Administratur/KKPH Kedu Selatan Nandang Kusnandar menegaskan bahwa capaian produksi Periode I Maret 2026 harus sesuai dengan target perusahaan. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada para penyadap, memastikan seluruh pohon tersadap, serta memantau keaktifan penyadap secara intensif oleh mandor dan KRPH.
“Penurunan produksi pada periode sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bersama dan tidak boleh terulang kembali. Kita harus melakukan langkah konkret dan terukur agar target produksi dapat tercapai,” tegasnya.
Beberapa langkah antisipasi dan tindakan yang ditekankan dalam kunjungan kerja tersebut antara lain peningkatan intensitas kontrol lapangan oleh KRPH dan mandor sadap, pembinaan kepada para penyadap, penertiban administrasi serta pencatatan produksi di tingkat TPG, dan optimalisasi tenaga sadap aktif disertai evaluasi terhadap penyadap yang kurang produktif.
Asper/KBKPH Gombong Utara Midin menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyusun rencana aksi di tingkat RPH Sempor dan RPH lainnya di wilayah BKPH Gombong Utara. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan produksi pada periode berjalan sehingga target perusahaan dapat tercapai.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari Desa Sempor, Sutrisno, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kunjungan kerja yang dilakukan oleh jajaran manajemen Perhutani KPH Kedu Selatan. Menurutnya, kehadiran pimpinan di lapangan memberikan motivasi bagi para penyadap dan masyarakat sekitar hutan untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga kelestarian hutan.
Ia berharap pembinaan dan pendampingan kepada para penyadap dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga produktivitas getah pinus di wilayah BKPH Gombong Utara dapat meningkat. Selain itu, sinergi antara Perhutani dan LMDH diharapkan semakin kuat dalam mendukung pengelolaan hutan yang produktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa sekitar hutan.
Dengan adanya kunjungan kerja ini, diharapkan seluruh jajaran di RPH Sempor semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, menjaga konsistensi produksi, serta mendukung pengelolaan hutan yang produktif dan lestari. (Kds/Bhs)
Editor: Aris
Copyright © 2026