PEKALONGAN TIMUR (14/04/2026) │ Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema situasi lingkungan hidup daerah di Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya bersama dalam mengidentifikasi berbagai permasalahan lingkungan serta merumuskan langkah strategis guna mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan (SDH) dan Pengembangan Bisnis, Singgih Hernowo, hadir sebagai perwakilan. Kehadiran Perhutani ini menjadi bentuk nyata komitmen dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup.
FGD kali ini menghadirkan pemaparan dari konsultan lingkungan, Dwi Rina, yang menyampaikan hasil kajian komprehensif terkait kondisi lingkungan hidup di Kabupaten Pemalang. Dalam paparannya, dijelaskan mengenai kondisi terkini tutupan lahan, dinamika perubahan penggunaan lahan, serta potensi ancaman terhadap lingkungan seperti degradasi hutan, erosi, dan penurunan kualitas sumber daya air.
Selain itu, disampaikan pula berbagai rekomendasi strategis yang dapat dilakukan oleh para pemangku kepentingan, antara lain penguatan pengelolaan kawasan hutan secara lestari, peningkatan peran masyarakat dalam konservasi lingkungan, serta pengembangan program berbasis ekonomi hijau yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.
Kegiatan FGD berlangsung secara interaktif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah daerah, perwakilan lembaga teknis, akademisi, hingga pelaku usaha. Diskusi yang berlangsung memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta pengalaman di lapangan terkait kondisi lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan (SDH) dan Pengembangan Bisnis KPH Pekalongan Timur, Singgih Hernowo, menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk terus berperan aktif dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan, mengingat kawasan hutan memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan, baik dari sisi ekologis, sosial, maupun ekonomi.
“Perhutani melalui KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan, termasuk melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama antarpemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Pekalongan. Hasil FGD ini juga diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program strategis yang mampu menjawab tantangan lingkungan di masa mendatang.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Perhutani, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, diharapkan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta menjaga keseimbangan ekosistem untuk generasi yang akan datang. (Pkt/Ran)
Editor: Hening
Copyright © 2026