SURAKARTA, (26/02/2026) | Upaya menjaga keberlanjutan sumber air sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan terpadu berbasis Perhutanan Sosial. Cabang Dinas Kehutanan Wilayah X Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah bersama Perhutani KPH Surakarta melaksanakan kegiatan penanaman pohon di areal kemitraan kehutanan Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada 20 Februari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pemulihan fungsi ekologis kawasan, khususnya perlindungan daerah tangkapan air dan mata air yang menjadi penopang utama kebutuhan domestik serta pertanian masyarakat sekitar.
Administratur Perhutani KPH Surakarta, Ronny Merdyanto, menyampaikan bahwa penanaman tersebut merupakan bagian dari penguatan implementasi Perhutanan Sosial yang menyeimbangkan aspek ekologi dan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa tutupan vegetasi yang baik akan meningkatkan daya serap air, mengurangi erosi, serta menjaga stabilitas ketersediaan air sepanjang musim. Melalui pola agroforestri, masyarakat juga dapat menanam komoditas produktif sebagai sumber pendapatan tanpa mengurangi fungsi utama kawasan hutan. Hal tersebut merupakan wujud pengelolaan hutan lestari yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah X, Suhirin, menegaskan bahwa Perhutanan Sosial merupakan strategi pemerintah dalam memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola hutan secara bertanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa kawasan yang dikelola masyarakat harus tetap menjaga fungsi lindung dan konservasi. Penanaman ini tidak hanya untuk rehabilitasi lahan, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan mata air serta mendukung ketahanan pangan melalui sistem tanam produktif yang ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, Perhutani, dan masyarakat desa hutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Penanaman pohon di areal Perhutanan Sosial Banyurip menjadi langkah nyata untuk memastikan ketersediaan air, keberlanjutan produksi pertanian, serta kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Ska/Mar)
Editor: Aris
Copyright © 2026